------------ ------------------
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2022

Ketua-Dewan-Pers Muhammad Nuh, Menegaskan Media Tidak Perlu Terverifikasi

            Muhammad Nuh.

Mateng Mitramedianews.com-
Ketua Dewan PERS, Muhammad Nuh di banjarmasin menegaskan bahwa media tidak perlu terverivikasi asal memiliki badan Hukum berbentuk PT khusus Pers.

Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh menyatakan dengan tegas, bahwa Dewan pers tidak pernah meminta harus verifikasi media menjadi syarat kerjasama dengan pemerintah kota atau daerah, institusi Polri – TNI selama positif bekerjasama sesuai tupoksinya.

Dewan pers tidak pernah mengeluarkan surat bahkan tidak mempermasalahkan media yang belum terverifikasi / terfaktual, selama media tersebut telah berbadan hukum PT khusus Pers dan ada penanggung jawab serta alamat kantor jelas dan profesional.

Pernyataan Ketua Dewan pers, Muhammad Nuh itu disampaikan kepada media dalam diskusi dengan beberapa Pimpinan media cetak, elektronik maupun siber di Hotel Ratna Inn, Banjarmasin, M. Nuh menepis jika media melakukan kerjasama dengan pemerintah kota atau Daerah, institusi Polri – TNI harus yang terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Dewan Pers tidak pernah melarang atau meminta Pemerintah Kota atau Daerah, institusi Polri – TNI untuk tidak bekerjasama dengan perusahaan media yang belum terfaktual oleh Dewan Pers, asal sudah berbadan hukum PT Khusus Pers silahkan, sesuai UU Pers no 40 tahun 1999,” tegas Muhammad Nuh.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch, “Tidak menjadi masalah setiap media melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota atau Daerah, institusi Polri – TNI meski media tersebut belum terverifikasi Dewan Pers selama media tersebut telah berbadan hukum,” tambahnya.

Lebih lanjut Henry juga menyebutkan “Dewan Pers tidak pernah “Mengeluarkan Surat” yang menyatakan bahwa media yang boleh bermitra dengan pemerintah itu harus terverifikasi.tidak ada surat itu.

Terpenting bagi Dewan Pers, perusahaan media itu harus sudah berbadan hukum sesuai Undang-Undang Pers.Itu saja sebenarnya sudah cukup,tidak perlu harus terverifikasi,semua bisa menyusul asal kinerja media tersebut profesional,” jelasnya.

Masih Henry, “Menyaratkan bahwa kerjasama kemitraan menggunakan anggaran APBD bisa dilakukan dengan media sekali pun belum terverifikasi administrasi atau terverifikasi faktual dari Dewan Pers.

Dewan pers hanya melakukan pendataan perusahaan pers sesuai dengan UU Pers, jelas sekali dinyatakan di Pasal 15 ayat (2) butir g UU Pers, salah satu fungsi yang diemban Dewan Pers adalah mendata perusahaan pers.

sebagai turunan dari butir g tersebut, maka pada 2008 lahir Peraturan Dewan Pers No. 4/Peraturan-DP/III/2008 tentang Standar Perusahaan Pers yang kemudian diperbarui lagi dengan Peraturan Dewan Pers No. 3/Peraturan-DP/X/2019, 11 tahun berikutnya.

Jadi dasar hukumnya jelas. Masyarakat pers diminta mengatur dirinya sendiri, apa yang dikenal sebagau prinsip swa regulasi, self regulation.

UU Pers adalah satu-satunya undang-undang yang tidak ada produk turunannya dari pemerintah akibat trauma di zaman Orde Baru, dimana Surat Keputusan Menteri Penerangan Harmoko lebih sakti dari UU yang berlaku (UU No.21 tahun 1982) untuk mengatur hidup mati sebuah media.

Peraturan Dewan Pers merupakan produk dari masyarakat pers sendiri karena mulai usulan butir-butir masalah, pembahasan, perumusan, selalu melibatkan bahkan diinisiasi organisasi pers, dan ketika draft sudah mendekati final maka diadakan uji publik.

Di sini seluruh pemangku kepentingan di luar pers pun diajak untuk memberi masukan, mengoreksi, dan memberikan sudut pandang nonpers agar saat nanti sudah menjadi aturan, dia benar-benar mewakili semua pihak terkait,” pungkasnya.

Terkait Ada Surat Edaran Larangan Kerjasama dari Dewan Pers Hoax Di website Dewan Pers

Ia juga menambahkan agar masalah ini diketahui oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, baik tingkat Propinsi maupun Kabupaten Kota. Jangan lagi ada pertanyaan, apakah media tersebut telah terverifikasi atau tidak. Yang penting media tersebut Berbadan Hukum.

Namun demikian kerjasama dengan Pemerintah Kota atau Daerah, institusi Polri – TNI tidak membuat daya kritis media untuk menyampaikan berita yang kritis, profesional dan konstruktif, jangan melempem, pungkasnya.

Salman

Artikel ini sudah tayang di Berantastipikor.com
Share:

Selasa, 11 Oktober 2022

Alvin Lim Rangkul Tokoh Lintas Agama dan Suku Demi Perbaikan Hukum


JAKARTA -MitraMediaNews Advokat Alvin Lim, SH, MH, MSc, CFP, CLA Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm menyerukan agar "Indonesia Bersatu", Indonesia jadi negara ketiga dan penuh korupsi karena tidak bersatu dan banyak perpecahan. 

"Di katakan bahwa saya melihat ada satu cara Indonesia bisa maju dan bebas dari korupsi ketika masyarakat dan para tokoh lintas agama, suku dan antar golongan bersatu 

Lanjut ia mengatakan bahwa akan silaturahmi ke masing-masing tokoh nasional, baik radikal, moderate maupun ignoran, untuk mengumpulkan dukungan demi perbaikan hukum di Indonesia. Saya tidak mampu berjuang sendiri, maaf saya ada keterbatasan," ucap Alvin Lim dalam rilis di Jakarta, Senin (10/10/2022). 

Dalam perjalananya bersilaturahmi, Alvin Lim menjelaskan bahwa dirinya diterima oleh Ketua Jokowi Mania Immanuel Ebenezer, dimana Immanuel memberikan dukungan penuh ke Alvin Lim dan berpihak kepada dirinya demi perbaikan hukum.

"Saya Immanuel Ebenezer, dukung dan ada di pihak Alvin Lim untuk perbaikan pemerintah dan hukum," ujar Ebenezer pendukung Ganjar Pranowo di Restoran Teras Bude.

Selain bertemu Ebenezer, Alvin Lim mengajak keluarganya, istri dan anaknya bertemu dengan Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan diterima di DPP FPI Petamburan. Habib Rizieq Shihab dan para petinggi FPI menemui Alvin Lim dan keluarga dan menyatakan dukungan terhadap penegakan hukum dan undang-undang, walau berbeda agama.

"Saya mendukung perjuangan selama tidak ada penistaan agama dan kriminalisasi terhadap ulama," ujar Habib Rizieq dengan tersenyum lebar.

Alvin Lim mengucapkan pentingnya persatuan dan menghilangkan kesan radikal dan FPI sebagai organisasi menakutkan. 

Saya datang sebagai saudara setanah air, walau berbeda agama penuh rasa hormat dan toleransi. Beliau ternyata nasionalis dan tidak menakutkan seperti yang kebanyakan orang dengungkan. Habib Rizieq punya pandangan sendiri dan perjuangan beliau membela ulama. Beliau setuju dengan konsep persatuan walau beda agama dan suku, demi kemajuan bangsa. Berjiwa nasionalis," ungkapnya. 

Alvin Lim juga mengunjungi Tokoh Tionghoa yang cukup dikenal di Surabaya, Koh Wei Fan yang dituakan dan berjiwa amal dan sederhana. Diterima di rumah pribadinya, Koh Wei Fan, sangat senang menerima Alvin Lim dan menyatakan dukungannya dari tokoh Tionghoa Surabaya agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan keadilan.

"Saya dukung perjuangan Alvin Lim, saya tahu tidak mudah namun akan menguntungkan seluruh masyarakat. Tokoh Tionghoa muda yang berjiwa berani dan nasionalis," ucap Koh Wei Fan di Surabaya. 

Alvin Lim menyatakan bahwa perjuangannya tidak akan mudah, pasti akan ada suara-suara miring dan oknum- oknum yang tidak suka ketika orang menegakkan kebenaran.

 "Namun hanya dengan Indonesia Bersatu maka Indonesia bisa maju. Berkaca dari kasus Ahok, dan 212. Sebagai minoritas, saya sangat toleransi dan menjauhkan diri dari bicara Agama, suku dan masalah partai. Saya tidak memihak partai tertentu dan bukan suruhan siapapun. Melainkan tujuan saya penegakkan hukum dan keadilan bagi masyarakat," pungkasnya
 

HOJANAH


Share:

Senin, 10 Oktober 2022

HUT Ke-77 TNI Kodim 0727 Karanganyar Di Meriahkan Peserta Bersepeda Sehat


Karanganyar MeitraMediaNews- HUT ke 77 TNI yang diselenggarakan Kodim 0727 Karanganyar di meriahkan peserta sepeda sehat yang mengambil start dan finis di alun alun kabupaten tersebut, Minggu (9/10/2022) 

Wakil Bupati Rober Christanto dan Ketua DPRD Bagus Selo, bersama Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Inf Andri Army Yudha Ardhitama dan Ketua Real Estat Indonesia (REI) Soloraya Maharani dan CEO Almutazam Group Rizky Sembada, selaku sponsor yang menyediakan satu hadiah umrah bagi peserta.

Wakil Bupati Rober Christanto menyampaikan terima kasih kepada warga karanganyar atas partisipasinya dalam memeriahkan peringatan HUT ke 77 TNI Mengusung tema “TNI adalah Kita”, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, rakyat kuat bersama TNI. 

"Hari ini Selain gowes sepanjang 14 kilometer, sebagian peserta juga melaksanakan senam sehat dan menikmati hiburan musik, sambil menunggu undian hadiah utamanya," imbuhnya

Dalam kesempatan itu, Dandim Letkol Inf Andri Army Yudha Ardhitama meminta warga Karanganyar untuk tetap setia menjaga kesatuan NKRI.

"Indonesia kaya dengan suku, budaya dan agama tetap rukun kompak dalam Persatuan dan kesatuan terbalut dalam Bineka Tunggal Ika dan Perkokoh dalam dasarnya Pancasila "

 “Dan pegang teguh budaya gotong royong yang tidak kalah penting jangan lupa jaga kesehatan dan tetap berolahraga,” pungkas Dandim.
 
(Ghoni0019)
Share:

Pilihanku

Pilihanku
No. 8 SALMHAN PKB

Definition List

Unordered List

Support